Jumat, 28 September 2012

Cilok iseng ^_^

Sabtu adalah hari berkeluarga...eh, maksudnya hari untuk bersenang-senang dengan keluarga. Pagi-pagi jalan ke pasar belanja buat kebutuhan selama seminggu. Pas nyampe rumah pengen bikin cilok !

Cilok asalnya dari kata 'aci dicolok' alias adonan (tepung, basa Sunda) yang dicolok atau dicocol dengan saus kacang atau saus sambal. Hmm jadi mupeng bayangin.

Akhirnya setelah beberes, segera deh capcus ke dapur n nyiapin perlengkapan bikin cilok :)

Bagi yang mau bikin, ini nih resepnya (nyulik resepnya mba Annisa temen di fb) :
* tepung sagu (bagusnya yang merk pak tani)
* tepung ketan putih (jangan yang hitam loh, nanti malah jadinya bikin kue ketan hihihi)
Ukurannya tepung tadi suka-suka saja, tapi kalau aku biasanya membuat perbandingan 5:2 untuk tepung sagu: tepung ketan putih
* bawang putih
* garam
* air hangat

Cara membuatnya:
1. Haluskan bawang putih bersama garam.
2. Campurkan ulekan bumbu pada tepung sagu dan tepung ketan. Tambahkan air hangat sedikit-sedikit sampai membentuk adonan yang bisa dibentuk bulat-bulat (mau bentuk kotak-kotak atau segitiga juga boleh kok, apalagi bentuk lope hihi) sambil mendidihkan air.
3. Masukkan bulatan-bulatan cilok pada air yang sudah dididihkan. Tambahkan bawang putih iris/ ulek agar makin sedap dan gurih rasa ciloknya.
4. Cilok yang matang akan mengapung di permukaan air.

Nah, sudah jadi. Gampang kan. Bisa divariasi dengan isian telur puyuh atau daging. Siap deh jualan cilok :D
Jangan lupa tambahkan saus kacang atau saus sambal buatan sendiri biar cilok makin istimewa.

*Keterangan foto: ini hasil bulatan yang tidak sempurna karena sambil dipanggil-panggil sama raden mas kecil, "mamaaaa....siniii..." Akhirnya bulatannya ga bulet deh, tapi teteup maknyus lo ^_^
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Senin, 24 September 2012

Kala Kau Menyapa

Ya Allah, kuraslah semua air mata kelemahan ini menjadi binar mata yg bening nan menguatkan.

Jadikan jiwa kami kuat dan lapang menjalani semua episode takdirMu. Jadikan kasihMu selalu memeluk kami dalam harapan. Agar langkah optimis selalu bersama kami, menyertai setiap pilihan kami.

Dunia tak perlu tahu hati qt yg lara, cukuplah Allah sbg tempat berlari.

Allah sedang menyapa kita lebih dekat, duhai cinta....
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tes

Powered by Telkomsel BlackBerry®